Tentang

Apa itu Madrasah Ibtidaiyah ?

Madrasah ibtidaiyah (disingkat MI) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Dasar, yang pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. Pendidikan madrasah ibtidaiyah ditempuh dalam waktu 6 tahun, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Lulusan madrasah ibtidaiyah dapat melanjutkan pendidikan ke madrasah tsanawiyah atau sekolah menengah pertama

Kurikulum madrasah ibtidaiyah sama dengan kurikulum sekolah dasar, hanya saja pada MI terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam. Selain mengajarkan mata pelajaran sebagaimana sekolah dasar, juga ditambah dengan pelajaran-pelajaran seperti :

  • Alquran dan Hadits
  • Aqidah dan Akhlaq
  • Fiqih
  • Sejarah Kebudayaan Islam
  • Bahasa Arab

VISI

Terbentuknya generasi muslim dan muslimah yang ikhlas, amanah, benar, pintar dan terampil

MISI

  1. Membina siswa menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
  2. Mengembangkan potensi, bakat dan berdisiplin kreatif secara cemerlang
  3. Membina dan membentuk pribadi yang ikhlas, berdzikir dan beramal shaleh melalui pendidikan dakwah dan

TUJUAN

  1. Menumbuh kembangkan aqidah melalui pemberian pemupukan dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamatan, pembiasaan serta pengalaman siswa tentang agama islam.
  2. Mewujudkan manusia indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia.

Madrasah Ibtidaiyah Attaqwa 52 Memakai Kurikulum 2013

Struktur Kurikulum adalah susunan atau bangunan kurikulum pada Madrasah yang memuat konsep tentang bagaimana sebuah pelajaran harus dijalankan pada sebuah Madrasah. Dengan adanya struktur kurikulum ini, madrasah mempunyai pedoman tentang berapa alokasi yang dibutuhkan untuk tiap mata pelajaran dan muatan apa saja yang bersifat prioritas dan pilihan. Hal tersebut sekaligus membuka peluang bagi tiap Madrasah untuk melakukan inovasi-inovasi. Sehingga pelaksanaan pembelajaran disuatu Madrasah dapat disesuaikan dengan karakteristik daerah maupun karakteristik Madrasah itu sendiri dengan memasukkan pada muatan-muatan lokal.

Struktur Kurikulum MI